Senin, 24 Januari 2011

Blablabladiddyblahblah

it's easy to just curl up in bed after take a shower. naked, maybe. I don't
care.
but no, I have to study.
I got my final exam. and lately, I've been doing
everything wrong. misplaced. awry. I put conditioner before shampoo in my hair. I
didn't carry calculator on economy exam. I can't think straight. I don't even like
to think. right now I don't want to use my brain, I guess. but everybody knows that
is just impossible.

I get upset easily. I hung up quickly when my girl whining on the phone. it
could be explain later. when I feeling so much better.

I feel rumbling in my tummy. it's a sign I haven't go yummy. I haven't consume
anything yet since my late lunch on 3 pm. and it's already 10.30. I feel like
having troll in my stomch. graaawwl.

statistics, mass communication theory.. oh what the hell, I don't give a damn.
throw me my ragged duvet and I will sleep the second it touch me. "carpe diem"* just don't working to me.

or.. maybe, in fact it just succeed!


*Used as an admonition to seize the pleasures of the moment without concern for the future. is a phrase from a Latin poem by Horace (Horatius).

#babble on 24th from 365 days

Jumat, 07 Januari 2011

acak-acakan

Di belakang kita terdengar sayup-sayup lagu murahan
Namun itu tidak menghentikan kita untuk saling berbincang
Setiap orang yang melihat akan tahu kita sedang naksir-naksiran
Namun yang mereka tidak tahu adalah
Ketika bersamamu, aku merasa perempuan paling beruntung sedunia

Mengingat saat kita duduk di pinggir kolam ikan
Kamu begitu diam
Dan begitu tidak bisa diam
Aku mengaduh melihat kamu tampak begitu tampan

Lama kita bertukar cerita
Kita berbincang dengan bahasa humor yang slapstick
Non-verbal yang menyentuh
Kita benar-benar tidak bisa mengobrol tanpa saling menatap mata satu sama lain, kan?

Kemudian di malam yang ungu secara kecelakaan melewatkan kesempatan untuk bertemu denganmu, lagi
Aku ber-Vanilla Twilight

Kepulan asap rokok yang aku hembuskan dari mulut
Samar-samar membentuk siluet wajahmu dari samping................

.................................................................
.................................................................

Rabu, 01 Desember 2010

Hey

Untuk kamu yang sedang bersembunyi dibalik pintu

Coba kesini jika ada waktu

Kapan mau duduk disampingku

kemudian menertawakan bersama kebodohan kita

Karena sekarang cuma ada kamu, aku, dan kamar itu berwarna magenta

Tempat dimana kemudaan berlangsung abadi

Dan kepura-puraan tidak pernah eksis

Kapan anting-anting itu dipasang lagi

Dan wajahmu berubah cerah ketika aku mencobanya

Kamis, 07 Oktober 2010

Backsound: Law Abiding CItizen

Nama "Cosmic Coincidence" sih emang judul blog saya pada jejaring sebelah, hanya saja kejadian yang baru saya alami ini entah bisa dibilang "kebetulan yang diatur oleh alam semesta" atau tidak. Ketika sedang berbincang dengan seorang teman di salah satu messanger, saya iseng memberikan quote yang menurut saya lumayan menyentuh. Yang dikasih cekikikan panjang sambil komentar seperti mengenali quote yang dimaksud. Perasaan saya agak kurang enak nih, langsung saja saya tembak, "kenal dari note lo?"
dan yep, jawabannya adalah... yep. Padahal berani sumpah saya nggak mau kelihatan bangga bahwa saya adalah stalker, dan yang lebih menyebalkannya lagi, itu benar-benar kebetulan kita berdua menyukai quote yang sama! Saya nggak pernah buka-buka notesnya.
Btw quote yang membuat heboh itu isinya sebagai berikut:


"In the end
these things matter most:
How well did you love?
How fully did you live?
How deeply did you let go?"
Siddhārtha Gautama

Jumat, 17 September 2010

A Slight of Mulla Nasruddin

- "May the Will of Allah be done," a pious man was saying about something or the other. "It always is, in any case," said Mullah Nasruddin. "How can you prove that, Mullah?" asked the man. "Quite simply. If it wasn't always being done, then surely at some time or another my will would be done, wouldn't it?"


pertamanya iseng aja nge-klik link yang memuat humor paragraf yang diatas sekedar ingin menarik urat sekitar mulut yang rasanya mulai kaku. Lama-lama baca ternyata ada cerita yang mengingatkan pada posisi saya berada sekarang. Haha. Jadi atau tidak acara saya nanti sore, saya pasrahkan saja deh pada Yang Di Atas. Dan pastinya itu untuk yang terbaik *wink.

Terima kasih untuk Koropakotak yang telah memperkenalkan saya pada Sang Mulia Nasruddin untuk pertama kalinya di usia saya yang ke-22 :)

Rabu, 18 Agustus 2010

Selamat datang sekali lagi, musim dingin.
Selamat datang nada-nada mendung.
Semburat balok-balok membentuk tangga kelabu, tidak menuju kemana-mana.
Suramnya berpendar-pendar mengasapi udara.

Udaranya menusuk ingatan.
Sudah ribuan kali didengar dan terasa bahagia.
Ketika udaranya dibaca satu per satu, diam-diam menguraikan arti.
Seperti membentuk buku yang ketebalannya tidak kurang dari karangan Elizabeth Gilbert.
Bacaan yang pada halaman terakhirnya aku kenal jelas, namun awalnya tidak bisa aku baca.
Jadi aku tidak berhenti.
Ini semakin buruk.

Musim dingin dapatkah kamu melihatku?
Aku akan melakukan apapun yang dibutuhkan,
untuk mengucapkan selamat tinggal kepadamu.
Walaupun pesonamu tidak pernah bisa aku tolak.

*terinspirasi dari The Tip of the Iceberg - Owl City

Kamis, 17 Juni 2010

just had the most delicious breakfast

Nyanyian dalam perut pun telah usai.
Menyeruput kafein untuk setruman pada otak yang tadi dipaksakan bangun.
Pemandangan pajangan yang seadanya.
Sayup-sayup lagu belakang beraliran jazz terdengar.
Well, should you keep it? It doesn't matter anyway.
Terlalu manis, namun terlalu pahit pada saat yang bersamaan.
Apa seharusnya tadi tidak usah diberi gula?
Team leader yang tidak pernah datang tepat waktu.
Tanda kehadiran telah muncul, harus bergegas.
Kapan-kapan begini lagi. Atau tidak. Apapun.