Rabu, 01 Desember 2010

Hey

Untuk kamu yang sedang bersembunyi dibalik pintu

Coba kesini jika ada waktu

Kapan mau duduk disampingku

kemudian menertawakan bersama kebodohan kita

Karena sekarang cuma ada kamu, aku, dan kamar itu berwarna magenta

Tempat dimana kemudaan berlangsung abadi

Dan kepura-puraan tidak pernah eksis

Kapan anting-anting itu dipasang lagi

Dan wajahmu berubah cerah ketika aku mencobanya

Kamis, 07 Oktober 2010

Backsound: Law Abiding CItizen

Nama "Cosmic Coincidence" sih emang judul blog saya pada jejaring sebelah, hanya saja kejadian yang baru saya alami ini entah bisa dibilang "kebetulan yang diatur oleh alam semesta" atau tidak. Ketika sedang berbincang dengan seorang teman di salah satu messanger, saya iseng memberikan quote yang menurut saya lumayan menyentuh. Yang dikasih cekikikan panjang sambil komentar seperti mengenali quote yang dimaksud. Perasaan saya agak kurang enak nih, langsung saja saya tembak, "kenal dari note lo?"
dan yep, jawabannya adalah... yep. Padahal berani sumpah saya nggak mau kelihatan bangga bahwa saya adalah stalker, dan yang lebih menyebalkannya lagi, itu benar-benar kebetulan kita berdua menyukai quote yang sama! Saya nggak pernah buka-buka notesnya.
Btw quote yang membuat heboh itu isinya sebagai berikut:


"In the end
these things matter most:
How well did you love?
How fully did you live?
How deeply did you let go?"
Siddhārtha Gautama

Jumat, 17 September 2010

A Slight of Mulla Nasruddin

- "May the Will of Allah be done," a pious man was saying about something or the other. "It always is, in any case," said Mullah Nasruddin. "How can you prove that, Mullah?" asked the man. "Quite simply. If it wasn't always being done, then surely at some time or another my will would be done, wouldn't it?"


pertamanya iseng aja nge-klik link yang memuat humor paragraf yang diatas sekedar ingin menarik urat sekitar mulut yang rasanya mulai kaku. Lama-lama baca ternyata ada cerita yang mengingatkan pada posisi saya berada sekarang. Haha. Jadi atau tidak acara saya nanti sore, saya pasrahkan saja deh pada Yang Di Atas. Dan pastinya itu untuk yang terbaik *wink.

Terima kasih untuk Koropakotak yang telah memperkenalkan saya pada Sang Mulia Nasruddin untuk pertama kalinya di usia saya yang ke-22 :)

Rabu, 18 Agustus 2010

Selamat datang sekali lagi, musim dingin.
Selamat datang nada-nada mendung.
Semburat balok-balok membentuk tangga kelabu, tidak menuju kemana-mana.
Suramnya berpendar-pendar mengasapi udara.

Udaranya menusuk ingatan.
Sudah ribuan kali didengar dan terasa bahagia.
Ketika udaranya dibaca satu per satu, diam-diam menguraikan arti.
Seperti membentuk buku yang ketebalannya tidak kurang dari karangan Elizabeth Gilbert.
Bacaan yang pada halaman terakhirnya aku kenal jelas, namun awalnya tidak bisa aku baca.
Jadi aku tidak berhenti.
Ini semakin buruk.

Musim dingin dapatkah kamu melihatku?
Aku akan melakukan apapun yang dibutuhkan,
untuk mengucapkan selamat tinggal kepadamu.
Walaupun pesonamu tidak pernah bisa aku tolak.

*terinspirasi dari The Tip of the Iceberg - Owl City

Kamis, 17 Juni 2010

just had the most delicious breakfast

Nyanyian dalam perut pun telah usai.
Menyeruput kafein untuk setruman pada otak yang tadi dipaksakan bangun.
Pemandangan pajangan yang seadanya.
Sayup-sayup lagu belakang beraliran jazz terdengar.
Well, should you keep it? It doesn't matter anyway.
Terlalu manis, namun terlalu pahit pada saat yang bersamaan.
Apa seharusnya tadi tidak usah diberi gula?
Team leader yang tidak pernah datang tepat waktu.
Tanda kehadiran telah muncul, harus bergegas.
Kapan-kapan begini lagi. Atau tidak. Apapun.

Rabu, 02 Juni 2010

abnormally attracted to sin

Sekarang mari kita merenung sejenak tanpa ada jari yang menuding menyalahkan
Tanpa mempertanyakan siapa yang salah, apa yang salah, maupun kapan kesalahan itu dimulai
Aku pernah sayang sama kamu tentu saja
Namun 21 bulan yang seperti roller coaster itupun akhirnya berhenti
Tidak langsung berhenti, melainkan sempat datar sebentar
Dan bukannya ketika track lurus horizontal itu tidak diisi dengan teriakan dan tangisan, tidak
Justru saat itulah aku sibuk frustrasi
Bibir ini bisa berdarah saking aku gigiti gelisah
Pikiran berbuah dilema seperti simalakama
Ingin terjun tapi aku masih berakal, ya, kalau aku nekat aku bisa mati
Aku lupa ada satu cara yang belum pernah aku coba padamu ketika mencoba berkomunikasi
Yaitu dengan nada lembut dan baik-baik
Segalanya susah dimengerti walau akhirnya ini yang kuingini
Bukan yang kuprediksi namun aku tidak peduli
Oh bukannya aku ingin tersenyum senang, namun aku memang telah mendapatkan apa yang aku mau
Dan aku akui susah sekali menahan bibir ini membentuk lengkung kurva keatas.
I used to love how much we're spending time together in day, week, and/or month
I used to mark the calendar with red ink in love's shape when we usually met on that day
U were always A Fire Inside. Now the lesson's learned, to much fire of our love will burned u.

Rabu, 21 April 2010

The Other Side of Thinking

I am the most lucky girl in the world
Umurku 21 tahun dan mempunyai bayi berumur 5 bulan yang sedang lucu-lucunya
Tidak ada yang tidak menyukai anakku dan itu membuatku tersenyum bangga
Sudah aku lupakan bagaimana pada awalnya aku tidak pernah mengharapkannya
Yang paling penting sekarang dia sedang menatapku sambil tersenyum
Matanya yang berbentuk kancing besar hitam itu menatapku dalam-dalam hingga menyentuh jantungku
Dan aku percaya hidupku berhenti untuk sekejap
Aku sungguh beruntung memilikinya
Dan pikirkan aku memilikinya dalam keadaan yang berkecukupan didalam negeri yang damai
Bayangkan jika ia lahir dalam carut marut perang sehingga tangisannya akan berlomba-lomba dalam desingan peluru
Atau setidaknya tidak usah jauh ke timur tengah, di dalam negri sendiri masih banyak anak yang lahir dengan tidur beralaskan kardus dan berbantalkan sendal jepit
Aku adalah wanita yang paling beruntung
Aku mencintai suamiku dan sangat beruntung setiap malam bisa tidur sambil memeluknya
Aku telah melupakan bahwa ia pernah menghianati ikrar ijab kabulnya dengan menggoda wanita lain
Yang paling penting sekarang ia masih bisa kupeluk punggungnya dan aku wanita paling beruntung sedunia
Aku mempunyai banyak teman dan sahabat
Ada beberapa teman yang membicarakan hal buruk di belakangku, aku tahu
Ada beberapa sahabat yang berusaha menghancurkan hidupku, aku tahu
Bahkan ada seorang diantaranya yang pernah berciuman dengan suamiku, oh ya aku tahu
Tapi mereka pernah tertawa denganku, menangis bersamaku dan tidak ada yang lebih penting daripada itu
Aku masih bisa menyalami tangan ayah dan ibuku kapan pun aku mau
Aku sungguh beruntung mereka masih ada di dunia ini
Walaupun mereka menjadi saksi disaat aku menjadi pribadi yang jahat
Seperti mencuri uang-uang mereka, menabrakan mobil, drop out dari kuliah, hingga yang lain aku tidak mampu menyebutkannya
Namun aku beruntung sekarang mereka masih mau berada di sisiku
Menyemangatiku apalagi dalam keadaan kemarin dokter baru saja memvonisku mengidap kanker serviks
Diluar itu, organ-organ lain dari tubuhku masih berfungsi normal berkat asupan makanan yang rutin dan bergizi
Yang dengan mudah aku dapatkan
Itu adalah sebuah keberuntungan yang tidak terkira
Ya, aku adalah wanita paling beruntung sedunia