Dia. Lelaki itu.
Dia pernah bersikap lunak padanya sementara perempuan itu hanya tersenyum basa-basi.
Dia pernah berusaha meraih pergelangan perempuan itu namun yang bisa ia raih hanya udara kosong.
Dia pernah mengorbankan waktunya hanya untuk menghabiskan waktu sebentar untuk perempuan itu. Tidak ada perasaan yang spesial ketika perempuan itu akhirnya mengiyakan.
Dia pernah merasa tertarik dan ingin menyelami lebih jauh tentang perempuan itu, tanpa merasa berusaha, perempuan itu memberi apa yang dapat ia berikan.
Kemudian disaat perempuan itu mulai merasa bahwa, dia, bisa memberikan sesuatu yang selama ini hilang, saat itu, dia, sedang berancang-ancang membalikan punggungnya untuk menjauhi perempuan itu.
Dia sudah membuat keputusan disaat perempuan itu ingin keputusan yang lain.
Perempuan itu pernah merasa rindu terhadapnya, dan beberapa kali meraba dadanya hanya untuk mengetahui rasa itu masih ada.
Senin, 12 April 2010
A Slight of Papa
Kenapa ya kalau saya mengutarakan salah satu kisah dari kehidupan yang saya tau ke bokap, ujung-ujungnya malah jadi bumerang. salah satu contoh dari kesekian kali adalah kemarin ketika di mobil, saya menceritakan karakter temen-temen saya yang terlalu pintar hingga akhirnya "keblinger" sendiri. maksudnya adalah beberapa dari mereka dengan pemikiran-pemikirannya yang dahsyat, jika tidak menjadi agnostic, mereka kemudian menjadi atheis, tidak mempercayai Tuhan, karena mereka berfikir selalu dengan rasional dan tidak mengerti apalagi mau untuk mengerti masalah yang ghaib. atau jika tidak menjadi keduanya, mereka malah masuk ke politheisme. oke, diluar masalah itu, yang mau saya utarakan adalah, ketika ayah saya mendengar masalah teman-teman saya ini, dia langsung berceloteh, marah. panjang lebar. katanya yang semua itu karena fondasi agamanya lemah dan sebetulnya semua nyata kalau mereka mau belajar.
diam-diam saya merasa kecewa. saya kecewa karena saya hanya bisa bungkam dan menyesalkan ayah saya yang kolot. seandainya bisa diajak berbagi fikiran, alih-alih menjadikan pembicaraan satu arah, dan beliau tidak perlu berbicara marah sebenarnya. dan coba lihat saya, apakah saya yang seperti hingga beliau harus "menggerendel" seolah-olah saya yang tidak percaya atau malah percaya dengan banyak Tuhan? Entahlah mungkin saya berharap terlalu banyak, karena yang saya harapkan adalah beliau merasa lega/senang karena anaknya "lurus-lurus aja".
itu kejadian kemarin. kejadian hari ini bermula dari cerita teman beliau yang mobilnya dirampok dengan modus dipepet motor dari samping dan mobil dari belakang. ketika teman beliau keluar dari mobilnya, entah untuk marah-marah atau hanya mengecek bagian yang terserempet, perampok-perampok pun langsung beraksi. mempreteli semua bajunya, memplester mulutnya (duh), melarikan mobilnya.
saya yang teringat modus-modus perampokan lain yang saya tau, saya utarakan semua. termasuk cerita terakhir yang baru-baru ini terjadi saya baca, yaitu ketika seorang wanita yang menaiki taksi dari Blok M menuju rumahnya di kota Wisata, Bogor, dirampok oleh sekawanan yang diduga besar supir taksi ini ikut terlibat. belasan juta pun habis dipreteli sambil perampok-perampok itu menodongkan senjata tajam.
Reaksi ayah saya bisa diduga, namun tetap tidak bisa dimengerti. mengoceh marah. memberi nasihat saya tidak boleh pulang malam lagi (yah, jadi kena imbasnya), menyuruh sering membaca Al quran, dan mengoceh lagi. marah lagi. sekali lagi saya dibuat diam padahal sedang asyik ingin sharing. sekali lagi saya kecewa.
Pada akhirnya sudah bisa ditebak untuk kedepannya saya jadi malas cerita-cerita.
saya sayang dengan ayah saya, dan beliau pun begitu. well maybe just keep it in nature. don't need to make conversation, don't need to tell, don't need to share. Just live the relation base on DNA similar.
diam-diam saya merasa kecewa. saya kecewa karena saya hanya bisa bungkam dan menyesalkan ayah saya yang kolot. seandainya bisa diajak berbagi fikiran, alih-alih menjadikan pembicaraan satu arah, dan beliau tidak perlu berbicara marah sebenarnya. dan coba lihat saya, apakah saya yang seperti hingga beliau harus "menggerendel" seolah-olah saya yang tidak percaya atau malah percaya dengan banyak Tuhan? Entahlah mungkin saya berharap terlalu banyak, karena yang saya harapkan adalah beliau merasa lega/senang karena anaknya "lurus-lurus aja".
itu kejadian kemarin. kejadian hari ini bermula dari cerita teman beliau yang mobilnya dirampok dengan modus dipepet motor dari samping dan mobil dari belakang. ketika teman beliau keluar dari mobilnya, entah untuk marah-marah atau hanya mengecek bagian yang terserempet, perampok-perampok pun langsung beraksi. mempreteli semua bajunya, memplester mulutnya (duh), melarikan mobilnya.
saya yang teringat modus-modus perampokan lain yang saya tau, saya utarakan semua. termasuk cerita terakhir yang baru-baru ini terjadi saya baca, yaitu ketika seorang wanita yang menaiki taksi dari Blok M menuju rumahnya di kota Wisata, Bogor, dirampok oleh sekawanan yang diduga besar supir taksi ini ikut terlibat. belasan juta pun habis dipreteli sambil perampok-perampok itu menodongkan senjata tajam.
Reaksi ayah saya bisa diduga, namun tetap tidak bisa dimengerti. mengoceh marah. memberi nasihat saya tidak boleh pulang malam lagi (yah, jadi kena imbasnya), menyuruh sering membaca Al quran, dan mengoceh lagi. marah lagi. sekali lagi saya dibuat diam padahal sedang asyik ingin sharing. sekali lagi saya kecewa.
Pada akhirnya sudah bisa ditebak untuk kedepannya saya jadi malas cerita-cerita.
saya sayang dengan ayah saya, dan beliau pun begitu. well maybe just keep it in nature. don't need to make conversation, don't need to tell, don't need to share. Just live the relation base on DNA similar.
Sabtu, 13 Maret 2010
Maghrib PM
Mempunyai fb itu bagi gue seperti mengasah bakat stalking dan kemautahuan yang ngga begitu penting. Itu gue pribadi. Walaupun gue yakin juga untuk banyak orang pasti merasakan hal yang sama :)
Selama ini sih gue masih bisa mengolah ber-fesbuk ria in a fun way.
Ngeliat pacar ngasih comment di facebook bikin tambah kangen. Ngeliat notes gebetan dengan kalimat2nya yang sialan bikin tambah ngebet.
Pas mau stalking account sang gebetan, pikiran gue menahan dengan kalimat, "cukup Jung, jangan mulai ber-bb-an dengan cara yang ga sehat.
...
Nanti aja di komputer rumah."
Teteup yah. Abis kalau emang mau stalking account sang gebetan itu ribet, karena saya dan dia belum temenan. Dari mana saya stalking? Dari buka account temen saya, ya, saya tau email dan juga passwordnya. Huh, gue udah harus mulai mawas diri sebetulnya.
Hari ini adalah hari delta jalan-jalan ke Sentul city. Acara selesai setengah jam lebih awal dari yang dijadwalkan, hamdalah. Pas di jalan pulang tol, gue yang saat itu berkendara mobil hanya dengan seorang freelancer pria yang seumuran, menerima panggilan telfon dari Ghina.
"Jung, kalung gue ketinggalan tolong titip ya, c u on monday, hati2 di jalan, ati2 juga jangan sampe kehidupan lo jadi bermasalah sama 3 cowok. "
Kucrut lo Ghin, satu aja nggak abis2.
Selama ini sih gue masih bisa mengolah ber-fesbuk ria in a fun way.
Ngeliat pacar ngasih comment di facebook bikin tambah kangen. Ngeliat notes gebetan dengan kalimat2nya yang sialan bikin tambah ngebet.
Pas mau stalking account sang gebetan, pikiran gue menahan dengan kalimat, "cukup Jung, jangan mulai ber-bb-an dengan cara yang ga sehat.
...
Nanti aja di komputer rumah."
Teteup yah. Abis kalau emang mau stalking account sang gebetan itu ribet, karena saya dan dia belum temenan. Dari mana saya stalking? Dari buka account temen saya, ya, saya tau email dan juga passwordnya. Huh, gue udah harus mulai mawas diri sebetulnya.
Hari ini adalah hari delta jalan-jalan ke Sentul city. Acara selesai setengah jam lebih awal dari yang dijadwalkan, hamdalah. Pas di jalan pulang tol, gue yang saat itu berkendara mobil hanya dengan seorang freelancer pria yang seumuran, menerima panggilan telfon dari Ghina.
"Jung, kalung gue ketinggalan tolong titip ya, c u on monday, hati2 di jalan, ati2 juga jangan sampe kehidupan lo jadi bermasalah sama 3 cowok. "
Kucrut lo Ghin, satu aja nggak abis2.
Kamis, 11 Maret 2010
a slight story
ha ha ha. hari ini waktu berjalan cepat seperti biasanya. kemarin gue bolos kerja, padahal sama sekali ngga ada niatan. udah mandi kok, dandan cantik dan niatnya teteup mau ke gedung perkantoran ratu plaza. tiba-tiba ping, soung notifier bbm, dari si tacring, ngajakin cabut.. iyaloo. tanpa ba-bi-bu langsung aja sms minta izin ke supervisor. gue sama tacringtata sepakat untuk nonton my name is khan di citos. setelah dua jam yang melankolis dan sarat dengan india dan minim pendidikan, kita langsung cabut, menuju parkiran. eh ktmu ssy.
"Ko lo nggak kuliah smit?"
"Elo aja yang kerja dibayar, bolos, gimana gue yang bayar kuliah."
huu sombong, but nice answer. gue hanya bisa tersenyum picik.
c ssy itu roomate apartemennya ghina. hari ini gue masuk udah mawas aja ngeliat ghina. dari kejauhan gue baru duduk di bangku kerja, c ghina ngeliat gue senyum jumawa, "hey jung? sakit apa?"
mengetahui kemana pembicaraan akan berlanjut, langsung aja gue tanya tanpa tedeng aling-aling, "smalem lo tidur di apartemen, ktmu ssy?"
kejumawaan ghina pun sedikit memudar. hmm, dasar wanita picik. tapi ngga memberhentikan pancingannya, "iya Jung, emg ada dokter apa disana?"
dokter tuesday sale ghin. hari bazaar nya citos. itu adalah dokter bagi semua penyakit kaum wanita.
"Ko lo nggak kuliah smit?"
"Elo aja yang kerja dibayar, bolos, gimana gue yang bayar kuliah."
huu sombong, but nice answer. gue hanya bisa tersenyum picik.
c ssy itu roomate apartemennya ghina. hari ini gue masuk udah mawas aja ngeliat ghina. dari kejauhan gue baru duduk di bangku kerja, c ghina ngeliat gue senyum jumawa, "hey jung? sakit apa?"
mengetahui kemana pembicaraan akan berlanjut, langsung aja gue tanya tanpa tedeng aling-aling, "smalem lo tidur di apartemen, ktmu ssy?"
kejumawaan ghina pun sedikit memudar. hmm, dasar wanita picik. tapi ngga memberhentikan pancingannya, "iya Jung, emg ada dokter apa disana?"
dokter tuesday sale ghin. hari bazaar nya citos. itu adalah dokter bagi semua penyakit kaum wanita.
Sabtu, 06 Maret 2010
Pertanyaan mengenai mengapa tumbuh dewasa
Karena lapar dia mengeong
Dasar kucingku garong
Abis makan dia langsung merong-rong
Pada betina tetangga yang sombong
Tetap saja dikuntit padahal siang bolong
Nanti kalau lapar lagi juga memberiku tatapan yang mendorong
Seolah berkata, mana whiskasnya ayo dong
Dan terus begitu hingga oh so long
Entah kenapa itu mengingatkan dimana aku berada
Selalu meminta lebih ngga pernah kurang pada papa
Setelah itu langsung gelisah mau kemana
Yang penting bisa tersenyum jumawa
Ngga pernah berfikir untuk dirumah selalu mau diluar sana
Baru deh inget pulang setelah duit dan energi terbuang percuma
Ke tempat dimana mama menyambut dengan senyum cinta
Yang hanya aku tanggapi ala kadarnya
Kalau habis lagi mulai deh tangan ini meminta-minta
Tanpa bilang terima kasih kemudian pergi begitu saja
Dan terus begitu oh dasar seenaknya
Dasar kucingku garong
Abis makan dia langsung merong-rong
Pada betina tetangga yang sombong
Tetap saja dikuntit padahal siang bolong
Nanti kalau lapar lagi juga memberiku tatapan yang mendorong
Seolah berkata, mana whiskasnya ayo dong
Dan terus begitu hingga oh so long
Entah kenapa itu mengingatkan dimana aku berada
Selalu meminta lebih ngga pernah kurang pada papa
Setelah itu langsung gelisah mau kemana
Yang penting bisa tersenyum jumawa
Ngga pernah berfikir untuk dirumah selalu mau diluar sana
Baru deh inget pulang setelah duit dan energi terbuang percuma
Ke tempat dimana mama menyambut dengan senyum cinta
Yang hanya aku tanggapi ala kadarnya
Kalau habis lagi mulai deh tangan ini meminta-minta
Tanpa bilang terima kasih kemudian pergi begitu saja
Dan terus begitu oh dasar seenaknya
Ton of fish in the water but I just choose the water
Bangsat, cowok ini gantengnya sangat.
From the way he move his body language, he really knows how to look sexy.
From the way he curled his lips, only god knows why he could look that hot.
He made a contact physic with me, oh yeah we've been play a little flirt.
We shared the same cup of tea and with a grim on his face, he said we do an undirectly kissing.
When I finished smoking my cigar and want some more, he gave me his only cigar. Then I said he is a dry smoker, then he offer me to wet my lips with his.
He's a sexual bastard yea I know even I don't really know what it means.
But every word that came out from his mouth Я just some garbages.
He's a real bluff although I have to admit he's a good listener but he's a real loser with big story.
I don't care if all those blabber were fake or real. All I want to ask is act like he mean it.
This is the type of the guy whom know he got the face and acting quite gentleman and that the way some womens always can't resist him.
I'm not some womens.
The truth is, when it seems everything around me became false, I wanting you even more, L. I know u stay true.
From the way he move his body language, he really knows how to look sexy.
From the way he curled his lips, only god knows why he could look that hot.
He made a contact physic with me, oh yeah we've been play a little flirt.
We shared the same cup of tea and with a grim on his face, he said we do an undirectly kissing.
When I finished smoking my cigar and want some more, he gave me his only cigar. Then I said he is a dry smoker, then he offer me to wet my lips with his.
He's a sexual bastard yea I know even I don't really know what it means.
But every word that came out from his mouth Я just some garbages.
He's a real bluff although I have to admit he's a good listener but he's a real loser with big story.
I don't care if all those blabber were fake or real. All I want to ask is act like he mean it.
This is the type of the guy whom know he got the face and acting quite gentleman and that the way some womens always can't resist him.
I'm not some womens.
The truth is, when it seems everything around me became false, I wanting you even more, L. I know u stay true.
Selasa, 02 Maret 2010
Dancing with Davano
And he was sleeping in my arms. I'm standing there while fonding, moving rhythmly so he could feel comfortable. So he could sleeping. And there he is, sleeping comfortably in my arms.
From the look at his peace, I can't tell weather he's still alive or not. All I know, this cute little thing, he is amazing.
From the look at his peace, I can't tell weather he's still alive or not. All I know, this cute little thing, he is amazing.
Langganan:
Postingan (Atom)